Bistamam Menuju Ketua Golkar Rohil. Afrizal Sintong Meninggalkan Catatan 10 Kursi DPRD

Rohil – Suksesi Ketua Partai Golkar Rokan Hilir (Rohil) memasuki momentum penting. Musyawarah Daerah (Musda) VI Partai Golkar Rohil direncanakan berlangsung Sabtu, 3 Oktober 2026.

Menjelang Musda, nama H. Bistamam, Bupati Rokan Hilir periode 2025–2030, mencuat sebagai figur yang dipersiapkan untuk memimpin Partai berlambang pohon beringin di Rohil. Bahkan, muncul kemungkinan proses Musda berlangsung secara aklamasi. Namun, kepastian mengenai mekanisme dan hasil Musda tentu tetap bergantung pada dinamika internal serta keputusan forum resmi partai.

Bistamam bukan nama baru dalam panggung politik Rohil. Ia dikenal sebagai pengusaha dan politikus asal Rantau Bais, Rokan Hilir. Dalam perjalanan politiknya, Bistamam juga pernah disebut memiliki pengalaman di lingkungan Partai Golkar Riau.

Namanya semakin kuat di panggung politik Rohil setelah berhasil memenangkan Pilkada 2024. Berdasarkan penetapan KPU Kabupaten Rokan Hilir, pasangan Bistamam–Jhony Charles memperoleh 172.410 suara, sementara pasangan Afrizal Sintong–Setiawan memperoleh 126.701 suara.

Kemenangan tersebut menarik karena Bistamam berhadapan langsung dengan Afrizal Sintong, yang saat itu merupakan petahana sekaligus Ketua DPD II Partai Golkar Rohil.

Kini, setelah Bistamam resmi menjabat sebagai Bupati Rohil periode 2025–2030, muncul babak baru: apakah ia akan mengambil alih kepemimpinan Golkar Rohil melalui Musda VI?

Jika benar Bistamam menjadi Ketua Golkar Rohil periode 2026–2031, maka tantangan besarnya bukan sekadar memenangkan Musda. Tantangan sesungguhnya adalah mempertahankan bahkan meningkatkan kekuatan politik Golkar di Rohil.

Di bawah kepemimpinan Afrizal Sintong, Golkar berhasil memperoleh 10 kursi DPRD Rohil pada Pemilu 2024, meningkat dari enam kursi pada Pemilu 2019. Golkar juga kembali mendapatkan posisi Ketua DPRD Rohil periode 2024–2029. Data perolehan tersebut tercatat dalam pemberitaan yang merujuk pada hasil KPU Rohil.

Baca Juga:  "Mengerikan! Tambang Ilegal Merajalela di Rokan Hilir, Diduga Dilindungi dan Terkoordinir! BARA API Ancam Bongkar Semua Dalangnya!"

Artinya, ada ukuran politik yang cukup jelas bagi kepemimpinan berikutnya.

Mampukah Bistamam mempertahankan 10 kursi tersebut pada Pemilu berikutnya? Mampukah ia membawa Golkar tetap menjadi kekuatan politik utama di Rohil?

Pertanyaan tersebut menjadi menarik karena sejarah politik Rohil menunjukkan bahwa kekuatan partai politik juga kerap berjalan beriringan dengan figur kepala daerah yang sedang berkuasa.

Pada era tertentu, partai yang menjadi kendaraan politik kepala daerah memiliki pengaruh kuat dalam peta politik daerah. Karena itu, kepemimpinan Bistamam di Golkar nantinya akan menghadapi tantangan untuk menyatukan kekuatan struktural partai, kader, simpatisan, tokoh masyarakat, serta mesin politik hingga tingkat bawah.

Di sisi lain, membandingkan Bistamam dengan Afrizal Sintong tidak cukup hanya berdasarkan siapa yang lebih hebat.

Afrizal memiliki catatan berupa keberhasilan Golkar meraih 10 kursi DPRD Rohil pada 2024. Sementara Bistamam memiliki catatan kemenangan Pilkada 2024 dan kini memimpin pemerintahan Rohil periode 2025–2030.

Keduanya memiliki latar dan pengalaman politik masing-masing.

Karena itu, ukuran keberhasilan Bistamam nantinya bukan hanya bagaimana ia menjadi Ketua Golkar Rohil, tetapi bagaimana ia mengelola partai setelah menjadi ketua.

Apakah Golkar mampu mempertahankan 10 kursi DPRD?

Apakah posisi Ketua DPRD dapat dipertahankan?

Apakah kader-kader lama dan baru dapat disatukan?

Dan yang paling penting, apakah Golkar di bawah Bistamam mampu menghasilkan kekuatan politik yang lebih besar dibanding periode sebelumnya?

Semua pertanyaan itu belum memiliki jawaban hari ini.

Musda VI Golkar Rohil akan menjadi salah satu titik penting untuk melihat arah baru partai berlambang pohon beringin tersebut.

Lantas, siapa yang lebih hebat?

Jawabannya bukan sekadar siapa yang menang dalam Musda.

Waktu dan hasil kerja politiklah yang akan membuktikannya.(***)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *