Kampar  

Diduga Mati Pajak dan Berpelat Luar Riau, Jalan Garuda Sakti Hancur Akibat Beban Proyek Tol

Pekanbaru (Koalisinews.com), – Pengerjaan proyek Jalan Tol Pekanbaru–Rengat menyisakan keprihatinan mendalam bagi warga yang tinggal di sekitar jalur lintasan kendaraan proyek.

Titik yang terdampak parah adalah Jalan Garuda Sakti, yang kini mengalami kerusakan serius akibat lalu lalang truk tronton pengangkut tanah timbun bertonase besar.

Warga mengeluhkan kondisi jalan yang semakin hancur, berlubang, dan berdebu. Debu yang beterbangan setiap kali truk melintas dinilai sangat mengganggu aktivitas serta membahayakan kesehatan masyarakat sekitar.

“Kami merasa tidak nyaman tinggal di sini, Pak. Setiap hari truk tanah timbun lewat, jalan rusak, debu bertebaran, napas pun sesak,” ujar seorang warga yang enggan disebutkan namanya.

Tak hanya soal kerusakan jalan dan debu, warga juga menyoroti dugaan banyaknya kendaraan proyek yang mati pajak serta menggunakan pelat nomor luar Provinsi Riau, namun bebas beroperasi di wilayah tersebut tanpa penertiban.

“Jangan sengsarakan kami dengan alasan pembangunan jalan tol,” sambung warga lainnya dengan nada kecewa.

Masyarakat meminta pemerintah daerah, aparat penegak hukum, serta pihak terkait untuk segera turun tangan menertibkan kendaraan proyek, baik dari sisi kelayakan kendaraan, administrasi pajak, maupun pengaturan jam operasional agar tidak merugikan warga.

Warga juga mendesak pihak kontraktor pelaksana proyek Tol Pekanbaru–Rengat agar bertanggung jawab atas kerusakan infrastruktur jalan yang digunakan sebagai akses proyek.

Menurut mereka, pembangunan seharusnya membawa manfaat, bukan penderitaan bagi masyarakat sekitar.

Permasalahan ini diharapkan menjadi perhatian serius pemerintah dan pihak kontraktor, agar kepentingan pembangunan dan kenyamanan warga dapat berjalan seimbang tanpa saling merugikan.(thy)

Baca Juga:  Polsek Tambang Bersama TNI dan Satpol PP Cek Lokasi Galian C Diduga Ilegal

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *