Bagansiapiapi — (koalisinews.com) Presiden Hipemarohi Pekanbaru, Akas Virmandi, menyampaikan kritikan keras terhadap selebaran himbauan yang dikeluarkan pihak Kapolsek Panipahan selama bulan suci Ramadan. Dalam himbauan tersebut, Kapolsek tidak mencantumkan poin yang secara tegas memerintahkan penutupan gelanggang permainan (gelper), praktik togel, serta berbagai bentuk aktivitas perjudian lainnya di wilayah *Panipahan* apabila ditemukan beroperasi selama bulan Ramadan.
Akas menilai absennya poin tersebut sebagai bentuk kelalaian yang berpotensi menimbulkan multitafsir di tengah masyarakat. Ia menegaskan bahwa bulan suci Ramadan seharusnya menjadi momentum untuk menjaga ketertiban dan kekhusyukan umat Muslim dalam beribadah.
Sebagai putra daerah Panipahan, saya meminta Kapolsek Panipahan untuk tegas. Jika memang ingin menjaga kondusivitas, buat himbauan yang jelas: seluruh tempat judi wajib ditutup. Jika ditemukan buka, tutup dan tindak tegas,”* ujar Akas.
Lebih jauh, Akas Virmandi yang juga dikenal sebagai aktivis asal Panipahan menantang Kapolsek Panipahan untuk segera mengeluarkan himbauan revisi yang memasukkan poin penutupan seluruh bentuk perjudian tanpa pengecualian.
Kalau Kapolsek tidak berani tegas terhadap aktivitas perjudian, kami minta *Kapolres Rohil* segera mencopot Kapolsek Panipahan. Jangan sampai pembiaran seperti ini menimbulkan kesan seolah hukum bisa dinegosiasi,”* tegasnya.
Akas menambahkan bahwa masyarakat membutuhkan kehadiran aparat yang tegas dan konsisten dalam menegakkan aturan, terlebih di momentum suci seperti Ramadan. Ia juga menegaskan bahwa tuntutan ini murni untuk menjaga ketertiban dan moralitas publik di wilayah Panipahan.
Editor : Ade Nanda Febrian












