Rohul (Koalisinews.com), – Deru mesin bus dan tawa hangat memecah keheningan pagi di depan Komplek Purna MTQ Pekanbaru, Sabtu (18/4/2026). Ratusan warga yang tergabung dalam Himpunan Keluarga Rokan Hulu (HKR) Pekanbaru tampak antusias. Hari itu bukan sekadar perjalanan biasa, melainkan sebuah perjalanan pulang yang mencatatkan sejarah baru bagi organisasi kekeluargaan tersebut.
​Untuk pertama kalinya sejak HKR Pekanbaru berdiri, agenda tahunan Halal Bihalal yang biasanya digelar di gedung-gedung pertemuan di ibu kota provinsi, kini dialihkan langsung ke tanah kelahiran Kabupaten Rokan Hulu dengan Berjulukan Negeri Seribu Suluk.
​
​Suasana emosional terasa saat Bupati Rokan Hulu, Anton, ST, MM, hadir langsung untuk melepas rombongan. Di bawah langit Pekanbaru, Bupati Anton menyalami satu per satu warganya yang merantau, memberikan restu untuk menempuh perjalanan menuju Kota Pasir Pengaraian.
​Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu tidak main-main dalam menyambut kepulangan warganya. Seluruh fasilitas keberangkatan hingga akomodasi telah disiapkan secara matang. Bahkan, bagi keluarga yang tidak memiliki rumah singgah di kampung halaman, pemerintah telah menyediakan penginapan khusus agar momen silaturahmi ini berjalan tanpa beban.
​
​Keputusan memboyong kegiatan ke kampung halaman ini merupakan visi besar Bupati Anton untuk mempererat ikatan emosional antara perantau dan tanah kelahiran. Menurutnya, Halal Bihalal bukan hanya soal bersalam-salaman, tetapi momentum bagi para perantau untuk melihat langsung denyut pembangunan di Negeri Seribu Suluk.
​”Kami ingin saudara-saudara kita di Pekanbaru bisa melepas rindu sedalam-dalamnya. Namun lebih dari itu, kami ingin mereka melihat perkembangan daerahnya. Kami butuh pokok pikiran dan sumbangsih ide dari para tokoh serta keluarga HKR demi kemajuan Rokan Hulu ke depan,” ujar Bupati Anton.
​Rencana kegiatan ini nantinya akan di isi dengan kunjungan ke beberapa wisata di kota Pasir Pengaraian dan kegiatan sholat bersama di masjid Agung Islamic Center serta pada puncak acara ditutup dengan makan bersama di kediaman Bupati Rokan Hulu, yang akan digelar pada Minggu, 19 April 2026.
Kegiatan ini diprediksi akan menjadi pertemuan lintas generasi yang hangat. Bagi para perantau, ini adalah kesempatan langka untuk bernostalgia sekaligus berkontribusi bagi tanah kelahiran tanpa harus dipusingkan dengan urusan logistik, karena semuanya telah difasilitasi oleh pemerintah daerah.
​Langkah ini dinilai sebagai terobosan dalam membina keakraban daerah. Mengajak “pulang” para intelektual dan tokoh masyarakat yang ada di rantau diharapkan mampu melahirkan sinergi baru antara pemerintah dan masyarakat perantau untuk membangun Rokan Hulu yang lebih gemilang.
​Kini, bus-bus itu tengah melaju membelah jalanan menuju Pasir Pengaraian, membawa ratusan harapan dan rindu yang siap ditumpahkan dalam balutan silaturahmi Halal Bihalal yang bersejarah. (Kominfo/HRd).












