Pekanbaru, (Koalisinews.com), — Menyusul penangkapan Gubernur Riau oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Gubernur Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Lancang Kuning (FEB UNILAK), menyampaikan tanggapan resmi yang menekankan pentingnya menjunjung tinggi integritas dan etika kepemimpinan di setiap level pemerintahan.
Dalam pernyataannya, Gubernur FEB UNILAK *Yosua sihotang* menyampaikan rasa keprihatinan mendalam atas peristiwa tersebut, sekaligus menegaskan dukungan terhadap proses hukum yang tengah berjalan.
> “Kami menghormati penuh langkah aparat penegak hukum dan percaya proses ini akan dilakukan secara profesional, transparan, dan berkeadilan. Peristiwa ini menjadi pelajaran penting bagi semua pihak, terutama bagi kami di lingkungan akademik, untuk terus menanamkan nilai kejujuran dan tanggung jawab kepada generasi muda,” ujarnya di Pekanbaru.
Ia menambahkan, Fakultas Ekonomi dan Bisnis UNILAK berkomitmen untuk terus menjadi wadah pembentukan karakter mahasiswa yang berintegritas dan berwawasan etika publik. “Kampus tidak hanya tempat menimba ilmu, tetapi juga tempat membangun kesadaran moral agar kelak para lulusan mampu menjadi pemimpin yang bersih, adil, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat,” lanjutnya.
Dalam kesempatan yang sama, pihak DEKAN FEB UNILAK juga mengajak masyarakat Riau untuk tetap tenang dan menyerahkan sepenuhnya proses hukum kepada lembaga yang berwenang.
> “Kami berharap masyarakat tidak terprovokasi oleh berbagai opini yang beredar. Jadikan peristiwa ini sebagai momentum refleksi bersama untuk memperkuat komitmen terhadap tata kelola pemerintahan yang bersih dan berintegritas,” tutupnya.
Rilisan ini sekaligus menjadi bentuk komitmen BEM Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Lancang Kuning dalam mendorong terciptanya ekosistem akademik yang peduli terhadap moralitas dan kepemimpinan yang beretika di Provinsi Riau.
–
*Universitas Lancang Kuning Pekanbaru*












